I. PENDAHULUAN
Keadaan Geografis
Keadaan Geografis Wilayah Kecamatan Tambelan terdiri dari lautan,Wilayah kecamatan Tambelan juga berbatasan dengan :
• Sebelah Utara dengan : Kabupaten Natuna
• Sebelah Selatan dengan : Provinsi bangka belitung
• Sebelah Barat dengan : Kab Bintan
• Sebelah Timur dengan : Prov. Kalimanatan barat
Wilayah Kecamatan Tambelan merupakan wilayah kelautan sehingga luas laut lebih besar dibandingkan dengan luas daratan.
Administrasi Pemerintahan
Pembentukan Kecamatan Tambelan berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Bintan. Kecamatan Tambelan dibentuk dalam rangka pengembangan & kemajuan pembangunan karena adanya aspirasi & keinginan masyarakat untuk lebih meningkatkan kemajuan di berbagai sector & pelayanan masyarakat pada umumnya.
Jumlah Penduduk Menurut Jenis Kelamin
Jumlah penduduk Kecamatan Tambelan adalah 5.606 jiwa berdasarkan jenis kelamin yaitu Laki-laki berjumlah 2571 jiwa & Perempuan berjumlah 2495 jiwa.
Data Sarana & Prasarana Ibadah
Guna mengarahkan kehidupan beragama untuk amal & kepentingan bersama telah tersedia tempat ibadah menurut agama yang dianut. Di Kecamatan Tambelan terdapat 1 mesjid & 8 Surau.
POTENSI & PELUANG
Potensi Kewilayahan
Kecamatan Tambelan terdiri dari 7 desa dan 1 Kelurahan, diantaranya : Desa Pengikik, Desa Mentebung, Desa pulau Pinang, Desa Kp. Hilir, Desa Batu Lepuk, Desa Kp. Melayu & Kel Teluk Sekuni.
Guna mendorong semua peluang yang ada agar dapat terwujud dengan hasil yang maksimal maka perhatian dibidang peningkatan sumberdaya manusia perlu menjadi perhatian serius untuk ditumbuh kembangkan.
Potensi Ekonomi
Sebagian besar daerah di Kecamatan Tambelan berpotensi untuk pengembangan di sektor pertanian, peternakan terutama sector kelautan & perikanan. Mayoritas
penduduk di kecamatan Tambelan berpencaharian sebagai nelayan.
Potensi Perhubungan
Perhubungan darat & laut di Kec. Tambelan sebagai mobilitas orang & barang setiap tahun terus meningkat baik dari segi jumlah maupun pelayanannya.Perhubungan laut merupakan salah satu andalan angkutan antar pulau, begitu pula dengan perhubungan darat sangat berperan penting dalam peningkatan perekonomian masyarakat & pengembangan wilayah khususnya.
Potensi Budaya & Pariwisata
Nilai budaya & seni dimaksud adalah kesenian asli kita yang mencerminkan kehidupan kultur dominan yang perlu digali, dilestarikan & dikembangkan dari generasi ke generasi. Adapun sinergi antara pemerintah & mitranya dalam mengembangkan kesenian sesuatu yang harus terus dibangun, jika ingin melihat apa yang kita wariskan hari ini akan masih dapat dinikmati oleh anak cucu kita. Mudah-mudahan niat baik ini menjadi niat kita bersama.
II. TUJUAN
PNPM-MP Kecamatan Tambelan banyak terdapat Kegiatan Pada bulan Mei ini dimana kegiatan-kegiatan yang dilakukan pada bulan ini adalah Melakukan pelatihan TPU, melakukan pengajuan tahap I anggaran BLM tahun 2010. Seperti yang dapat kita lihat tujuan dari penyaluran dana-dana ini untuk meningkatkan pembangunan dan meningkatkan perekonomian masyarakat, dan akan melakukan MAD Prioritas Usulan tahun 2010 untuk SPC 2 untuk meningkatkan dan menetapkan supaya pembangunan cepat dilaksanakan.
III. PELAKSANAAN KEGIATAN
Strategi pelaksaan tahap dalam kecamatan Tambelan adalah Strategi 2 dan Strategi 3 dimana didalam Kecamatan Tambelan masih terdapat 3 desa yang mempunyai usulan prioritasnya yang belum terdanai, untuk itu Kecamatan Tambelan dapat mengikuti pengajuan Pertama (SPC 1 Maret). Kegiatan-kegiatan yang dilakukan dalam bulan Mei ini adalah sebagai berikut :
Koordinasi dengan Camat, PJOK
Rapat Koordinasi dengan Faskab Bintan
Pelatihan TPU
Monitoring pelaksanaan Kegiatan PNPM - MP
Monitoring administrasi pembukuan UPK
Merencanakan penulisan usulan bersama masyarakat usulan Desa
Memantau ADM UPK
Pengajuan Dana BLM tahun 2010
IV. PERMASALAHAN
Dilokasi Tambelan banyak terdapat Hambatan bukan Permasalahan, dimana hambatan-hambatan ini diakibatkan oleh kondisi lokasi atau bisa disebut juga kondisi dilapangan, kondisi inilah yang mengakibatkan lambatnya Impementasi program PNPM-MP di Kecamatan Tambelan adapun hambatan-hambatan yang terdapat dilapangan pada bulan ini adalah
Susahnya Pengambilan Dana sehingga menghambat pelaksanaan kegiatan di Kecamatan dikarenakan tidak ada Bank, karena Bank tersebut hanya terdapat di Kabupaten.
Terbatasnya kemampuan Transportasi (transportasi masih berpengaruh dengan cuaca) di tiga desa yang mengakibatkan lambatnya Koordinasi Pelaku Desa dengan Fasilitator Kecamatan.
Lemahnya tingkat pendidikan masyarakat yang terdapat di desa
V. PENUTUP
Dari tujuan yang dapat kita lihat bersama maka untuk meningkatkan pemberdayaan masyarakat maka dibutuhkan suatu kerja sama yang baik dimana Kader Desa dengan desa dapat berjalan sesuai dengan prosedur maupun yang telah disepakati bersama.
Demikianlah laporan ini saya sampaikan, akhir kata saya ucapkan terima kasih.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar